{"id":3151,"date":"2019-05-25T14:28:00","date_gmt":"2019-05-25T07:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/?p=3151"},"modified":"2024-09-08T10:21:09","modified_gmt":"2024-09-08T03:21:09","slug":"kajian-terhadap-efektivitas-teknik-pemblokiran-situs-pornografi-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/2019\/05\/25\/kajian-terhadap-efektivitas-teknik-pemblokiran-situs-pornografi-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Kajian Terhadap Efektivitas Teknik Pemblokiran Situs Pornografi Di Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p>Pencegahan akses masyarakat Indonesia ke situs-situs pornografi,  pornoaksi dan kekerasan telah menjadi program nasional. Kehadiran situs  pornografi terus ditekan oleh pemerintah. Namun fakta di lapangan  menyatakan bahwa hasilnya masih belum dapat dibilang memenuhi harapan  pemerintah. Hal ini disebabkan karena pengelola \/ pemilik situs  pornografi seakan-akan memiliki cara dan metode yang begitu tangguh dan  terus berkembang &#8216;mengelabuhi&#8217; segala metode yang diterapkan oleh  pemerintah. <\/p>\n\n\n\n<p> Tercatat hingga tahun 2018, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah  memblokir 983.000 situs terlarang (Kemkominfo, 2019 ). Angka itu terus  bertambah sejalan dengan, di sisi lain, bertambahnya pula populasi situs  terlarang baru yang terus bermunculan. Kemenkominfo punya dua cara  dalam memblokir situs-situs terlarang. &#8220;Kita memblokir dengan dua cara.  Pertama menunggu pelaporan dan kedua bisa dari sistem&#8221;, demikian  pernyataan Menteri Rudiantara (Hidayat, 2015). <\/p>\n\n\n\n<p> Hadi dan Natan, keduanya siswa kelas XI, ternyata sudah lama  memperhatikan hal ini. Mereka mengikuti seluk beluk dunia pemblokiran  internet, memahami metoda-metoda yang umum diterapkan, dan mengikuti  produk-produk hukum yang dibuat pemerintah sebagai landasan dari  langkah-langkah yang dilakukan. Hadi bahkan secara otodidak, mampu  membongkar lapisan-lapisan &#8216;gelap&#8217; hirarki internet yang membuatnya  dapat membangun pemahaman tentang konsep keamanan yang sesungguhnya  terjadi. Penelusurannya telah membuat ekplorasi ini menjadi hobinya.  Sehingga saat ditantang untuk mengusulkan topik lomba penelitian, mereka  dengan lancarnya mengajukan seluk-beluk masalah ini sebagai topik  penelitiannya. Mereka mulai dengan pertanyaan-pertanyaan mendasar :  Kondisi apa yang membuat situs-situs tersebut dapat terus bermunculan?  Dapatkah situasi ini dicegah dan dikaji ulang metode dan strateginya?  Bagaimana mengukur efektivitas langkah pemerintah dalam menekan angka  situs-situs terlarang?<\/p>\n\n\n\n<p> Langkah-langkah penelitian akan mereka awali dengan menginvestigasi  fakta dan skema-skema alur proses pemblokiran yang telah diterapkan saat  ini. Selanjutnya, dari situ, mereka akan mencari alternatif-alternatif  solusi, yang akan diurai mulai dari algoritma, teknik implementasi dan  penulisan &#8216;coding&#8217; yang diperlukan. Solusi yang dikembangkan akan mereka  ujicobakan pada beberapa kasus pilihan. Pada akhirnya, Hadi dan Natan  berharap bahwa solusi-solusinya, sekecil apapun, dapat memberi  kontribusi untuk memperkuat gerakan pemerintah mengatasi masalah  penyebaran pornografi di internet.<\/p>\n\n\n\n<p> Saat ini usulan penelitian mereka telah lolos ke babak penelitian  terbimbing Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia Kemdikbud 2019. Salah  satu reviewer Kemdikbud yang menilainya, telah menyampaikan opini yang  memecut langkah mereka : &#8220;Topik menarik dan sesuai dengan situasi  kekinian. Melihat kerangka konseptual Saudara yang bermuara pada inovasi  cara efektif untuk menekan situs pornografi, semestinya ada ide  inovatif yang Saudara rancang. Sebutkan itu meskipun sedikit di  Pendahuluan. Selamat memperbaiki dan melanjutkan penelitian&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/groups\/AlumniSMARPBogor\/permalink\/1170416666460690\/\">Facebook<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pencegahan akses masyarakat Indonesia ke situs-situs pornografi, pornoaksi dan kekerasan telah menjadi program nasional. Kehadiran situs pornografi terus ditekan oleh pemerintah. Namun fakta di lapangan menyatakan bahwa hasilnya masih belum dapat dibilang memenuhi harapan pemerintah. Hal ini disebabkan karena pengelola \/ pemilik situs pornografi seakan-akan memiliki cara dan metode yang begitu tangguh dan terus berkembang [&#8230;]\n","protected":false},"author":7,"featured_media":3152,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-3151","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kir-sma"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3151","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3151"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3151\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7534,"href":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3151\/revisions\/7534"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3152"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3151"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3151"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/reginapacis.sch.id\/sma\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3151"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}